BOTOMUZOI, KABUPATEN NIAS – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan data dan mendukung kinerja pelayanan kesehatan, UPTD Puskesmas Botomuzoi turut berpartisipasi dalam implementasi inovasi SATUA HADA (Satu Data Kesehatan Daerah) yang digagas oleh Bapak Kharisma Zai, S.ST.,M.Kes Kepala Bidang P2KB Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nias.
Inovasi SATUA HADA merupakan sistem integrasi data kesehatan yang dirancang untuk menyatukan data program kesehatan dari Dinas Kesehatan dan seluruh UPTD Puskesmas ke dalam satu basis data terpadu. Kehadiran inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan, kelengkapan, dan ketepatan waktu pelaporan data kesehatan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Implementasi SATUA HADA di UPTD Puskesmas Botomuzoi menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan, meningkatkan efektivitas pemantauan capaian indikator kinerja, serta mempermudah proses verifikasi dan validasi data. Melalui sistem ini, petugas dapat mengelola dan menyampaikan data secara lebih terstruktur, sehingga mengurangi risiko perbedaan data dan keterlambatan pelaporan.
Selain mendukung kinerja organisasi, SATUA HADA juga mendorong perubahan budaya kerja menuju tata kelola pemerintahan yang berbasis digital, kolaboratif, transparan, dan akuntabel. Data yang terintegrasi diharapkan mampu membantu pimpinan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam mengidentifikasi permasalahan serta menentukan langkah perbaikan pelayanan secara tepat sasaran.
Melalui implementasi inovasi SATUA HADA, UPTD Puskesmas Botomuzoi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya satu data kesehatan yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Nias.
